Nasabah Tewas, Kantor Adira Finance di Bakar Massa

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •   
  •   
  •  
  •  

Your ads will be inserted here by

Easy Chitika.

Please go to the plugin admin page to set up your ad code.

Garut, JournalPolice.com – Massa yang berasal dari tiga desa di Kabupaten Garut, Jawa Barat, merusak kantor bantuan pembiayaan keuangan Adira Finance Cabang Pameungpeuk, Selasa 11 April 2017 sekitar pukul 11.00 WIB.

Massa marah, karena sebelumnya petugas penagih atau debt collector (DC) dari kantor leasing tersebut melakukan penarikan kendaraan secara brutal, yang mengakibatkan nasabah bernama Rojak meninggal dunia.

Kapolsek Pameungpeuk, Komisaris Polisi Saepullah, mengatakan, akibat aksi tersebut, kantor mengalami kerusakan serius serta banyak dokumen yang dibakar. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, karena para pegawai berhasil menyelamatkan diri.

“Alat tulis kantor dan dokumen milik Adira Finance Cabang Pameungpeuk dibakar massa,” ujarnya. Ratusan massa meminta Adira Finance bertanggung jawab atas tewasnya nasabah. Peristiwa bermula saat penagih mengejar nasabah yang terlambat pembayaran. Karena ketakutan, nasabah kemudian terjatuh dari motor dan meninggal dunia.

“Nasabah (Rojak) berboncengan dengan Jajang, dikejar-kejar petugas DC. Saat itulah, kendaraan yang ditumpangi nasabah terjatuh. Rojak meninggal dan Jajang hanya terluka,” jelasnya.

Your ads will be inserted here by

Easy Chitika.

Please go to the plugin admin page to set up your ad code.

Ratusan massa di Garut mengamuk setelah salah satu warganya tewas terjatuh dari sepeda motor saat dikejar-kejar debt collector di kawasan Pameungpeuk.

Para warga dari tiga desa di Kabupaten Garut itu merusak Kantor Keuangan Adira Finance cabang Pameungpeuk sekaligus meminta pertanggungjawaban atas tewasnya nasabah bernama Rojak. Menurutnya, korban terjatuh dari sepeda motor karena panik ketakutan lantaran dikejar-kejar orang tak dikenal yang ternyata adalah penagih utang atau debt collector.

Kapolsek Pameungpeuk Kompol Saepullah menjelaskan ratusan massa itu menuntut kantor bantuan pembiayaan itu bertanggungjawab. Massa yang mengamuk itu mengeluarkan seluruh benda dari dalam kantor Adira dan membakarnya di halaman. Tak terkecuali seluruh dokumen milik Adira yang berada di dalam kantor.

“Alat tulis kantor dan dokumen milik Adira Finance Cabang Pameungpeuk dibakar,” ujar Saepullah, Selasa (11/4/2017)

Your ads will be inserted here by

Easy Chitika.

Please go to the plugin admin page to set up your ad code.

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Nasabah Tewas, Kantor Adira Finance di Bakar Massa"